

Kemah budaya Solo dilakukan pada 29 Juli- 1 Agustus di taman BaleKambang. Sebanyak 200 siswa siswi SMK,SMA se Surakarta ikut berpartisipasi melakukan kebah budaya tersebut. Kemah kali ini baru pertama kali diadakan di Solo, dan jauh dari nilai pramuka dan yang mengurusi oleh Dinas Pariwisata.
Kemah tersebut menceritakan tentang kerajaan zaman dahulu yaitu zaman Maja Pahit. Di zaman Maja Pahit tersebut dibagi menjadi lima desa.
1. Desa Batik
2. Desa Topeng
3. Desa Wayang
4. Desa Tari
5. Desa Budaya
masing-masing desa dipimpin oleh kepala suku, dan masing-masing tenda di pimpin oleh kepala keluarga.
saat pembukaan kemah budaya solo dohadiri oleh wali kota kita yaitu joko widodo dengan memukul kentongan dan diikuti oleh semua peserta dibukalah kemah budaya solo....
peraturan dalam kemah budaya ini yaitu dilarang membawa eloktronik, sehingga menceritakan pada zaman dahulu, tapi walaupun begitu ada salah satu/banyak peserta yg melanggar dengan menggunakan/membawa elektronik. akibatnya saat itu salah satu peserta dari desa topeng kehilangan HPnya.. hiks..hiks...habis g bs ngrwat se.....
Uh kengen nie ma nak desa topeng dan batik

No comments:
Post a Comment